Hadis · 3 MENIT BACA

Membaca Kitab Tauhid secara bertahap: membedakan dalil, penjelasan penulis, dan perbedaan ulama

Membaca kitab agama memerlukan ketelitian terhadap apa yang dikatakan dan siapa yang mengatakannya. Edisi Kitab Tauhid karya Muhammad bin ‘Abdul Wahhab, terjemahan Ahmad Hendrix, memuat pengantar dan 66 bab. Edisi 292 halaman ini merupakan matan terjemahan dengan nukilan terpilih, bukan syarah panjang dari pensyarah lain yang telah diidentifikasi. Karena itu, penjelasan tambahan harus mempunyai atribusi sendiri; pembaca tidak menisbatkan seluruh uraian kepada penulis atau kepada Nabi.

Mulai dari tujuan ibadah, lalu baca penerapannya

Pengantar dan bab 1–5 membangun fondasi ibadah, keutamaan, kewaspadaan, dakwah, dan syahadat. Al-Qur’an 51:56 menyebut tujuan pengabdian, sedangkan Bukhari 2856 menjelaskan hak Allah dan peringatan agar kabar gembira tidak membuat orang meninggalkan amal. Bab 6–13 kemudian membahas benda perlindungan, ruqyah, pengorbanan, nazar, dan permohonan pertolongan. Bacalah arah ibadah serta konteks tindakan sebelum menyamakan dua perbuatan yang tampak serupa.

Bab 14–22 membahas keterbatasan makhluk, syafaat, hidayah, dan pengagungan yang berlebihan. Al-Qur’an 39:44 dan 2:255 menghubungkan syafaat dengan Allah serta izin-Nya. Catatan pembaca sebaiknya memisahkan kalimat ayat, penjelasan penulis melalui susunan bab, dan penerapan pendidikan. Sebuah penerapan yang masuk akal tetap tidak boleh ditulis seolah-olah merupakan lafaz hadis.

Periksa klaim gaib, kehidupan hati, dan otoritas

Bab 23–29 membahas sihir, ramalan, nusyrah, pertanda sial, perbintangan, dan hujan. Contoh perbedaan yang benar-benar terdapat dalam kitab ialah pembelajaran manazil bulan: halaman 146 menyebut Qatadah dan Ibnu ‘Uyainah membatasinya, sedangkan Ahmad dan Ishaq memberi kelonggaran. Perbedaan itu tidak boleh diperluas menjadi izin ramalan nasib. Al-Qur’an 10:5 memberikan konteks perhitungan tahun dan waktu.

Bab 30–36 mengarahkan perhatian pada cinta, takut, tawakal, harapan, sabar, riya, dan orientasi dunia. Muslim 2664 mempertemukan usaha bermanfaat dengan permohonan pertolongan kepada Allah. Bab 37–40 beralih kepada ketaatan, keputusan hukum, sifat Allah, dan nikmat. Bukhari 7352 mengingatkan adanya ijtihad yang benar maupun keliru dalam konteks hakim; kesalahan kesimpulan tidak otomatis membuktikan kesengajaan menolak wahyu.

Akhiri dengan adab lisan dan ketelitian sumber

Bab 41–58 menelaah sumpah, kehendak, gelar, nama, doa, serta respons terhadap peristiwa. Bab 59–66 menghubungkan takdir, rupaka, perjanjian, ampunan, dan keagungan Allah. Muslim 2621 memperingatkan ucapan yang memastikan Allah tidak akan mengampuni individu tertentu. Menilai suatu tindakan salah berbeda dari mengaku mengetahui keputusan akhir Allah terhadap pelakunya.

Tidak semua riwayat dalam satu buku mempunyai satu derajat. Pada bab 55, rujukan Abu Dawud 1671 menampilkan penilaian daif Al-Albani; riwayat itu tidak diberi label sahih hanya karena menjadi dasar judul. Pada bab 60, Ibnu Baz melarang penyimpanan gambar makhluk bernyawa sebagai kenangan, sedangkan Dar al-Ifta Mesir membolehkan penyimpanan foto dengan batas isi dan privasi. Yang dibandingkan ialah penerapan dalil pada fotografi, bukan izin mengabaikan hadis. Catat objek, alasan, dan batas tiap pendapat.

UJI PEMAHAMAN

Latihan mandiri

  1. Gunakan empat kolom untuk setiap bab: pernyataan, dalil atau halaman, orang yang menafsirkan, dan batas kesimpulan. Tandai mana kutipan dan mana parafrasa.
  2. Bandingkan catatan manazil bulan pada halaman 146 dengan Al-Qur’an 10:5. Jelaskan mengapa perhitungan waktu tidak identik dengan ramalan nasib.
  3. Baca penilaian Abu Dawud 1671. Jelaskan perbedaan antara melaporkan penggunaan riwayat oleh penulis dan menyatakan sanadnya sahih.
  4. Rencanakan empat bab per pekan, lalu sisihkan satu sesi untuk mengulang pertanyaan yang belum jelas. Ritme sekitar 17 pekan merupakan saran pendidikan, bukan ketentuan agama.

Yang perlu diingat

Selesaikan bacaan dengan kemampuan menyebut dasar dan batas sebuah kesimpulan. Ketelitian berarti berani memperbaiki penunjuk ayat, mempertahankan atribusi, serta menyatakan perkara yang belum terverifikasi.

Sumber dan catatan

Kitab Tauhid, Muhammad bin ‘Abdul Wahhab, terjemahan Ahmad Hendrix, PDF 292 halaman; pengantar hlm. 11–18, bab 1–66 hlm. 19–290, identitas penerjemah hlm. 291. Penomoran PDF sama dengan cetakan. Pengelompokan belajar di atas merupakan rancangan penyusun.

Tulisan merupakan parafrasa pendidikan. Perbandingan ulama terbatas pada masalah yang disebutkan; tidak mengklaim ijmak atau telaah seluruh mazhab. Telaah agama independen dan penilaian kecocokan bagi anak masih diperlukan.

Rujukan ayat dan hadis mendasari pesan pokok artikel. Contoh kegiatan adalah saran belajar, bukan ketentuan ibadah baru. Untuk tahsin, tulisan tidak menggantikan guru yang mendengarkan dan mengoreksi bacaan.

Asal materi dan rujukan pembelajaran

Tema artikel dikembangkan dari materi belajar Imajiedu berikut. Kredit di bawah menjelaskan rujukan materi asal, bukan klaim bahwa artikel ini telah ditelaah oleh penulis rujukan tersebut.

  • Tauhid · · Pengantar: Kitab Tauhid, hak Allah atas hamba

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 01 · Keutamaan tauhid dan dosa-dosa yang dihapusnya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 02 · Siapa yang mewujudkan tauhid masuk surga tanpa hisab

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 03 · Takut terjatuh ke dalam syirik

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 04 · Mengajak kepada syahadat lā ilāha illallāh

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 05 · Penjelasan makna tauhid dan syahadat lā ilāha illallāh

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 06 · Termasuk syirik: memakai gelang, benang, dan sejenisnya untuk mengangkat atau menolak bala

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 07 · Dalil-dalil tentang ruqyah dan tamimah

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 08 · Mencari berkah dari pohon, batu, dan sejenisnya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 09 · Menyembelih untuk selain Allah

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 10 · Tidak menyembelih karena Allah di tempat penyembelihan untuk selain Allah

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 11 · Bernazar untuk selain Allah termasuk syirik

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 12 · Meminta perlindungan kepada selain Allah

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 13 · Beristighatsah atau berdoa kepada selain Allah

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 14 · Yang diseru selain Allah tidak mencipta dan tidak mampu menolong

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 15 · Ketakutan para malaikat ketika Allah berfirman

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 16 · Syafaat: yang ditiadakan dan yang ditetapkan

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 17 · Hidayah taufik hanya milik Allah (QS Al-Qashash 56)

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 18 · Ghuluw terhadap orang saleh, sebab kekafiran manusia

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 19 · Ancaman keras beribadah kepada Allah di sisi kubur orang saleh

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 20 · Ghuluw terhadap kubur orang saleh menjadikannya berhala

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 21 · Nabi menjaga tauhid dan menutup jalan menuju syirik

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 22 · Sebagian umat ini akan menyembah berhala

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 23 · Larangan sihir dan hukumnya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 24 · Penjelasan sebagian jenis sihir

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 25 · Dukun, peramal, dan semisalnya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 26 · Nusyrah: hukum mengobati sihir

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 27 · Tathayyur: beranggapan sial

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 28 · Tanjim: ilmu perbintangan

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 29 · Menisbatkan hujan kepada bintang

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 30 · Mencintai Allah: QS al-Baqarah 165

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 31 · Takut kepada Allah: QS Ali ‘Imran 175

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 32 · Tawakal kepada Allah: syarat iman dan cara menempuhnya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 33 · Merasa aman dari makar Allah dan berputus asa dari rahmat-Nya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 34 · Sabar atas takdir Allah termasuk iman

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 35 · Riya’: beramal agar dilihat manusia

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 36 · Termasuk syirik: menghendaki dunia dengan amal akhirat

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 37 · Menaati ulama dan umara dalam mengubah halal dan haram

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 38 · Berhukum kepada selain Allah dan Rasul-Nya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 39 · Mengingkari sebagian nama dan sifat Allah

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 40 · Mengenal nikmat Allah lalu mengingkarinya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 41 · Jangan mengadakan tandingan bagi Allah dalam ucapan

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 42 · Orang yang tidak rela dengan sumpah atas nama Allah

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 43 · Ucapan “atas kehendak Allah dan kehendakmu”

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 44 · Mencela masa berarti menyakiti Allah

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 45 · Gelar “hakimnya para hakim” dan semisalnya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 46 · Memuliakan nama-nama Allah dan mengganti nama karenanya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 47 · Bersenda gurau dengan sesuatu yang menyebut Allah, Al-Qur’an, atau Rasul

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 48 · “Ini adalah hakku”: menisbatkan nikmat kepada diri sendiri

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 49 · Nama yang diperhambakan kepada selain Allah (QS 7:190)

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 50 · Asmaul Husna: berdoa dengannya dan larangan ilhad

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 51 · Tidak diucapkan: “as-salamu ‘alallah”

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 52 · Ucapan “Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau menghendaki”

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 53 · Tidak mengatakan “‘abdi” dan “amati”

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 54 · Orang yang meminta dengan nama Allah tidak ditolak

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 55 · Tidak dimohon dengan wajah Allah kecuali surga

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 56 · Ucapan “seandainya” (law)

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 57 · Larangan mencela angin

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 58 · Prasangka yang tidak benar terhadap Allah

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 59 · Ancaman bagi pengingkar takdir

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 60 · Ancaman bagi para perupa

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 61 · Larangan banyak bersumpah

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 62 · Perjanjian Allah dan perjanjian Rasul-Nya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 63 · Bersumpah atas nama Allah tentang perbuatan-Nya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 64 · Tidak menjadikan Allah perantara kepada makhluk-Nya

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 65 · Nabi menjaga tauhid dan menutup jalan syirik

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

  • Tauhid 66 · Genggaman Allah dan langit yang digulung (QS az-Zumar 67)

    Muhammad bin ‘Abdul Wahhab · terj. Ahmad Hendrix · penjelasan tambahan beratribusi

Disusun dengan bantuan AI; belum merupakan telaah ahli independen. Materi edukasi, bukan fatwa, nasihat profesional, atau panduan tindakan darurat. Contoh dan asumsi tidak menjamin hasil di dunia nyata. Baca pedoman editorial dan koreksi.

LATIHAN PILIHAN · IMAJIEDU

Sudah memahami idenya? Coba terapkan.

Lanjutkan membaca atau berlatih melalui bahan belajar yang relevan berikut. Pilihan ini tidak diperlukan untuk memahami artikel.

Pelajari hadis Bukhari dan MuslimBaca riwayat lengkap dan catat pertanyaan untuk guruBaca Al-Qur'an dan maknanyaLanjutkan membaca ayat beserta konteksnyaCoba Tauhid · · Pengantar: Kitab Tauhid, hak Allah atas hambaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 01 · Keutamaan tauhid dan dosa-dosa yang dihapusnyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 02 · Siapa yang mewujudkan tauhid masuk surga tanpa hisabPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 03 · Takut terjatuh ke dalam syirikPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 04 · Mengajak kepada syahadat lā ilāha illallāhPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 05 · Penjelasan makna tauhid dan syahadat lā ilāha illallāhPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 06 · Termasuk syirik: memakai gelang, benang, dan sejenisnya untuk mengangkat atau menolak balaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 07 · Dalil-dalil tentang ruqyah dan tamimahPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 08 · Mencari berkah dari pohon, batu, dan sejenisnyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 09 · Menyembelih untuk selain AllahPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 10 · Tidak menyembelih karena Allah di tempat penyembelihan untuk selain AllahPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 11 · Bernazar untuk selain Allah termasuk syirikPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 12 · Meminta perlindungan kepada selain AllahPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 13 · Beristighatsah atau berdoa kepada selain AllahPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 14 · Yang diseru selain Allah tidak mencipta dan tidak mampu menolongPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 15 · Ketakutan para malaikat ketika Allah berfirmanPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 16 · Syafaat: yang ditiadakan dan yang ditetapkanPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 17 · Hidayah taufik hanya milik Allah (QS Al-Qashash 56)Praktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 18 · Ghuluw terhadap orang saleh, sebab kekafiran manusiaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 19 · Ancaman keras beribadah kepada Allah di sisi kubur orang salehPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 20 · Ghuluw terhadap kubur orang saleh menjadikannya berhalaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 21 · Nabi menjaga tauhid dan menutup jalan menuju syirikPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 22 · Sebagian umat ini akan menyembah berhalaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 23 · Larangan sihir dan hukumnyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 24 · Penjelasan sebagian jenis sihirPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 25 · Dukun, peramal, dan semisalnyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 26 · Nusyrah: hukum mengobati sihirPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 27 · Tathayyur: beranggapan sialPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 28 · Tanjim: ilmu perbintanganPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 29 · Menisbatkan hujan kepada bintangPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 30 · Mencintai Allah: QS al-Baqarah 165Praktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 31 · Takut kepada Allah: QS Ali ‘Imran 175Praktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 32 · Tawakal kepada Allah: syarat iman dan cara menempuhnyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 33 · Merasa aman dari makar Allah dan berputus asa dari rahmat-NyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 34 · Sabar atas takdir Allah termasuk imanPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 35 · Riya’: beramal agar dilihat manusiaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 36 · Termasuk syirik: menghendaki dunia dengan amal akhiratPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 37 · Menaati ulama dan umara dalam mengubah halal dan haramPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 38 · Berhukum kepada selain Allah dan Rasul-NyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 39 · Mengingkari sebagian nama dan sifat AllahPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 40 · Mengenal nikmat Allah lalu mengingkarinyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 41 · Jangan mengadakan tandingan bagi Allah dalam ucapanPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 42 · Orang yang tidak rela dengan sumpah atas nama AllahPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 43 · Ucapan “atas kehendak Allah dan kehendakmu”Praktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 44 · Mencela masa berarti menyakiti AllahPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 45 · Gelar “hakimnya para hakim” dan semisalnyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 46 · Memuliakan nama-nama Allah dan mengganti nama karenanyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 47 · Bersenda gurau dengan sesuatu yang menyebut Allah, Al-Qur’an, atau RasulPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 48 · “Ini adalah hakku”: menisbatkan nikmat kepada diri sendiriPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 49 · Nama yang diperhambakan kepada selain Allah (QS 7:190)Praktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 50 · Asmaul Husna: berdoa dengannya dan larangan ilhadPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 51 · Tidak diucapkan: “as-salamu ‘alallah”Praktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 52 · Ucapan “Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau menghendaki”Praktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 53 · Tidak mengatakan “‘abdi” dan “amati”Praktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 54 · Orang yang meminta dengan nama Allah tidak ditolakPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 55 · Tidak dimohon dengan wajah Allah kecuali surgaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 56 · Ucapan “seandainya” (law)Praktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 57 · Larangan mencela anginPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 58 · Prasangka yang tidak benar terhadap AllahPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 59 · Ancaman bagi pengingkar takdirPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 60 · Ancaman bagi para perupaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 61 · Larangan banyak bersumpahPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 62 · Perjanjian Allah dan perjanjian Rasul-NyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 63 · Bersumpah atas nama Allah tentang perbuatan-NyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 64 · Tidak menjadikan Allah perantara kepada makhluk-NyaPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 65 · Nabi menjaga tauhid dan menutup jalan syirikPraktikkan materi artikel · perlu akunCoba Tauhid 66 · Genggaman Allah dan langit yang digulung (QS az-Zumar 67)Praktikkan materi artikel · perlu akun