Doa Kegiatan Sehari-hari · no. 12 · From the corpus
No published English translation of this dua is available, so none is shown.
Translated from Ustadz Firanda Andirja's Indonesian commentary (Bekal Islam). Quoted verses, hadith and duas keep their Arabic; where the commentary gave its own Indonesian rendering of them, that rendering is not translated and is marked [translation not shown].
Quoted as the source gives it, in Indonesian.
(8) Yaitu dengan meminta pertolongan Allah subhanahu wa ta'ala dengan nama-nama-Nya dan dengan kemampuan yang Dia berikan aku meletakkan dan mengangkat lambungku. (lihat: Umdatul Qory Syarhu Shohih Al-Bukhory 22/289 dan Syarh Shohih Al-Bukhori Libni Batthol 10/423) Ibnu Bathool menjelasakan : Dalam doa ini terdapat penyandaran meletakan lambung kepada nama Allah subhanahu wa ta'ala sedangkan ketika mengangkat disandarkan kepada dzat Allah subhanahu wa ta'ala, ini menunjukkan bahwa yang dimaksud dengan nama Allah subhanahu wa ta'ala adalah dzat Allah subhanahu wa ta'ala, dan yang dimaksud dengan dzat Allah subhanahu wa ta'ala adalah yang dengan pertolongan-Nya kita meletakkan dan mengangkat lambung kita, bukan hanya sekedar lafal “Allah” nya. (Lihat: Fathul Bary Libni Hajar 13/380) (9) Ini adalah ungkapan dari kematian. Oleh karenanya ini sesuai dengan doa setelahnya yaitu permintaan untuk dirahmati. (lihat: ‘Umdatul Qory Syarhu Shohih Al-Bukhori 22/290) (10) Dan ini adalah ungkapan dari tetap hidup di dunia oleh karenanya ini sesuai dengan doa setelahnya yaitu meminta agar dijaga. (lihat: ‘Umdatul Qory Syarhu Shohih Al-Bukhori 22/290) (11) HR. Bukhari no. 6320 dan Muslim no. 2714
Source: bekalislam.online — Bekal Islam, Ustadz Firanda Andirja.