1.Astaghfirullaahal 'azhiima-lladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, wa atuubu ilaih.
2.Allaahumma innii zholamtu nafsii zhulman katsiiron, wa laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta, faghfir lii maghfirotan min 'indika, warhamnii, innaka antal ghofuurur-rohiim.
3.Robbighfir lii wa tub 'alayya, innaka antat-tawwaabur-rohiim.
4."Allahumma anta robbii laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbii, faghfirlii fainnahuu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta"
5.“Robbanaa, aamannaa, fagh-fir lanaa warhamnaa, wa anta khoirur-roohimiin.”
“Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik. (QS. Al Mu’minun [23]: 109) (7)
No published English translation of this dua is available, so none is shown.
HOW TO MEMORISE
REFERENCE
Quoted as the source gives it, in Indonesian.
(1) HR. Abu Dawud 2/85, At-Tirmidzi 5/569, Al-Hakim, dan menurut pendapatnya hadits di atas adalah shahih. Imam Adz-Dzahabi menyetujuinya 1/511, Al-Albani menyatakan hadits tersebut adalah shahih. Lihat pula Shahih At-Tirmidzi 3/182, Jami'ul Ushul li ahaditsir Rasul 4/389-390 dengan tahqiq Al-Arnauth.
Rasul Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang membaca: (doa di atas) maka Allah mengampuninya, sekalipun dia pernah lari dari perang.
(2) HR. Bukhari no. 834 dan Muslim no. 2705.
(3) HR. Ahmad, at-Tirmidzi, Abu Dawud, an-Nasa'i dalam al-Kubra, al-Bukhari dalam al-Adabul Mufrad, Ibnu Hibban, ath-Thabrani dalam al-Kabiir. Dishahihhkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud no. 1342.
(5) HR. Bukhori no.6306”
(7) Disebutkan oleh Al-Qurthuby bahwa orang yang mengucapkan doa ini adalah sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu Bilal, Khobbab dan Shuhaib yang mereka adalah orang-orang lemah dari kaum muslimin. (lihat: Tafsir Al-Qurthubi 12/154)