Dzikir & Doa Pilihan Syaikh Abdur Razzāq Hafizahullah · no. 22 · From the corpus
No published English translation of this dua is available, so none is shown.
Quoted as the source gives it, in Indonesian.
(67) Ini adalah doa Nabi Ibrahim dan Nabi Isma’il ketika meninggikan pondasi Ka’bah. Ibnu Katsir dalam tafsirnya membawakan riwayat dari Wuhaib bin Al-Ward ketika membaca ayat ini dia menangis lalu berkata: يَا خَلِيلَ الرَّحْمَنِ، تَرْفَعُ قَوَائِمَ بَيْتِ الرَّحْمَنِ وَأَنْتَ مُشْفق أَنْ لَا يَتَقَبَّلَ مِنْكَ “wahai kekasih Ar-Rahman, engkau membangun pondasi-pondasi rumah Ar-Rahman sedangkan engkau khawatir tidak diterima darimu.” Dan juga beliau menyebutkan firman Allah subhanahu wa ta'ala yang lain yang menjelaskan tentang keadaan orang-orang yang beriman yang ikhlas ketika melakukan amalan baik hati-hati mereka khawatir tidak diterima amalan mereka, وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ “Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka.” QS. Al-Mu’minun: 60 (lihat: Tafsir Ibnu Katsir 1/427)
Source: bekalislam.online — Bekal Islam, Ustadz Firanda Andirja.