Dzikir & Doa Pilihan Syaikh Abdur Razzāq Hafizahullah · no. 26 · From the corpus
No published English translation of this dua is available, so none is shown.
Translated from Ustadz Firanda Andirja's Indonesian commentary (Bekal Islam). Quoted verses, hadith and duas keep their Arabic; where the commentary gave its own Indonesian rendering of them, that rendering is not translated and is marked [translation not shown].
Quoted as the source gives it, in Indonesian.
(69) Doa ini diucapkan oleh Ashabul kahfi yang beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala ketika mereka berlindung di dalam gua dari keburukan kaumnya. As-Sa’dy menjejelaskan makna doa ini: “Berikanlah kami rahmatMu” yang dengannya kami istiqomah dan terlindungi dari keburukan dan mudahkan lah untuk kami sebab yang mengantarkan kami kepada petunjukmu, dan perbaiki perkara agama kami dan dunia kami. Dalam doa ini mereka menggabungkan dari berlari dari fitnah menuju tempat untuk bersembunyi dari fitnah, menggabungkan antara ketundukan dan permintaan kepada Allah subhanahu wa ta'ala agar dimudahkan perkara mereka, dan tidak bersandar kepada diri mereka sendiri dan kepada manusia oleh karenanya Allah subhanahu wa ta'ala mengabulkan doa mereka. (lihat: Tafsir As-Sa’dy hal: 471).
Source: bekalislam.online — Bekal Islam, Ustadz Firanda Andirja.